Sunday, October 14, 2012

Hobbies


Snopp hobbies is reading, playing game, swimming, watching good movie, listening music, traveling and do new things. So when there’s always a time snopp  do all of those things she get a better mood ;)

Reading is one of snopp hobbies, sejak kecil dia mengetahui bahwa buku merupakan jendela dunia dan apa pun bisa dibaca oleh snopp, kembali lagi ke mood snopp ^.^ Dalam sehari snopp mampu membaca 3-4 novel bahkan sebelum tidur wajib untuk membaca satu novel. Kemanapun Snopp pergi selalu ada buku didalam tasnya. Tebal atau tipis tidak pernah menjadi masalah minimal ada satu buku didalam tas Snoop.

Tetapi snopp juga senang bermain, jadi snopp berusaha menyeimbangkan antara bermain dan belajar. Snopp tau jika dia belajar dia bisa mendapatkan nilai yang bagus karena dia tidaklah bodoh-bodoh sekali, snopp berpikir dengan cara yang berbeda dari yang lainnya. Sejak kecil snopp selalu menikmati berada di gereja, dia selalu merasa nyaman berada di rumah Tuhan. Memiliki orang tua yang cukup straight dalam hal pelajaran seringkali membuat Snopp mencuri – curi untuk menonton serial tv secara diam-diam. Hari minggu pagi Snopp bisa bangun pagi hanya untuk menonton serial tv favoritenya ketika semua orang didalam rumah masih terlelap dalam mimpi. Kecintaan Snoop akan film memang sudah tertanam semenjak kecil. Bahkan Snopp dapat tidur hingga larut malam demi menonton serial tv yang dia sukai.

Ketika beranjak masa remaja  Snopp mulai mendengarkan pop music, kala itu boyband yang sedang beranjak naik daun. Seperti halnya remaja normal Snopp pun mulai mengkoleksi kaset boyband favoritenya. Seiringan dengan waktu selera music Snopp mulai bervariasi dari pop – house music – electric – RnB – RocknRoll – Jazz – Intrumental – Classical – Religi. Genre yang bervariasi tersebut membuat Snopp menghargai music karena music merupakan salah satu bahasa Universal yang bisa dimengerti semua kalangan. Ada dua genre yang hingga saat ini Snopp tidak suka yaitu dangdut dan bollywood. Entah mengapa Snopp tidak pernah suka, ada kalanya dia mencoba mendengarkan kedua genre tersebut, rupanya memang tidak sesuai dengan telinga Snopp hingga Snopp pun berhenti mencoba untuk menyukai kedua genre tersebut.

Snopp mulai belajar renang dari salah seorang tetangganya yang merupakan seorang pramugari. Cita – cita Snopp ketika masih kecil ingin menjadi pramugari alasannya sangatlah sederhana karena ingin bisa melihat dunia dan jalan – jalan gratis. Tetapi belajar renang tidaklah mudah terutama Snopp memiliki trauma pernah tenggelam di tengah laut ketika dia mengikuti sang kakek muket di laut ketika snopp masih kecil. Hingga saat ini Snopp masih mengingat rasa tenggelam itu, seakan – akan ada sebuah tangan yang menarik kaki Snopp semakin dalam, Snopp berusaha untuk meraih permukaan air tetapi tidak dapat sehingga akhirnya Snopp ditolong oleh kakeknya. Peristiwa tersebut membekas dalam benak Snopp, rasa air asin didalam mulut yang tertelan, rasa takut tidak dapat muncul ke permukaan, kegelapan yang mengikuti, tidak dapat menghirup udara. Snopp berusaha untuk mengatasi rasa panic tersebut. Pelan – pelan Snopp mulai bisa berenang dan sekarang menjadi olahraga favorite Snopp. Snopp selalu menyukai air. Awal Januari Snopp mengikuti kegiatan freedive, awal mulanya karena Snopp tidak mengetahui apa itu freedive, perkiraan awal Snopp menyelam gratis kali ya. Tetapi definisi freedive rupanya berbeda dengan yang ada dibenak Snopp.

Freedive merupakan salah satu olahraga extreme yang dapat membahayakan tubuh jika tidak dilatih dengan benar dan harus selalu waspada. Definisi freedive rupanya menyelam tanpa bantuan alat tabung dengan satu kali tarikan nafas hingga ke kedalaman yang tubuh kita dapat tempuh.Olahraga baru ini menarik minat Snopp, dia sangat terkesan dengan para pelatih freedive, mereka mampu bertahan selama 6 menit di dalam air tanpa bernafas dan menyelam hingga ke kedalaman 16 meter. Jika tidak melihat dengan mata sendiri Snopp mungkin tidak akan percaya. Butuh extra kesabaran dan ketenangan serta banyak latihan untuk freedive. Motto freediver ‘never dive alone’ bukan hanya sebagai keren-kerenan saja, tetapi memang dilarang untuk menyelam sendirian.

We’ll see along the way

No comments:

Post a Comment